Showing posts with label jowjhe. Show all posts
Showing posts with label jowjhe. Show all posts

Wednesday, November 11, 2009

Gua ma Nyokap


Cewe yang paling gwa sayang selama nya di dunia ini .. ya cuma nyokap gua doang .. walopun nyokap gua nyetil ... rewel ... bawel ..
tapi ya gwa ttetep sayang ma nyokap gwa. .

love u ever .. !!!




Akhir nyah .. .sepupu gwa nikah juga .. :D




congrat ..
wish you luck .. with your life ..

langgengg yoo .. !!!


Wednesday, October 21, 2009

please, come back to me, like did


Everything you say or do
I am always there for you
Whether you're laughing or you're screaming
No one else could take your place
I will always see your face
When I'm awake and when I'm dreaming

If you come running back to me I'll be here waiting
Cause I still believe in a love worth saving
If you could see the sad look on my face
You'd be in your car headed back to my place
Come back to me, I'll be here waiting
Cause I'm on my knees and my love's not fading
If you could see the sad look on my face
You'd be in your car headed back to my place

I can't stand to watch you go
Cause in my head deep down I know
I don't wanna live without you
I love the way we stay up late
The way you laugh at your mistakes
I love everything about you


No, don't wanna let you go
Girl, you belong in my heart, in my arms, in my love
Girl, quit messing with my head
Say that you're coming back to stay right here with me


Come back to me
I still believe
If you could see the sad look on my face
You'd be in your car headed back to my place
Come back to me
I'm on my knees
If you could see the sad look on my face
You'd be in your car headed back to my place




Sunday, September 27, 2009

Why Has She Left Me?

I really need some help. My girlfriend of three and a half months has just split up with me and it seems to me that there is a bigger underlying reason. Everything was going really really well until three weeks ago when she dropped a bombshell by saying she doesn't really know where she is in her life and that she doesn't know if she wants me as a friend or a partner anymore. This has left me really confused for in the weeks prior to this she had been praising me, saying what a wonderful boyfriend I was to her and how she couldn't find anyone that could even match up to me.

She says she isn't really happy at the minute and that she thinks we could do with a month's break to see if she does really care for me. I lasted five days before I couldn't bear not seeing her and called at her house but I couldn't make her change her mind. Only a week after the split she phoned me to tell me she really missed me and wanted me to come and see her, not to get back together but just to see me. So I went, but I stupidly went through her phone. I found out that she'd been to the cinema with a guy from her work only two days after the split. It really hurt to know that it only took her two days to see someone else. She told him of my going to talk to her and he sent her abusive messages about me, saying if she needed him he'd be there in half an hour. I was fine with her going out with him because I knew that it would have meant nothing, but when I read this it made me mad. When confronted she explained that she went out with with him only because if we were over then she would have to start dating sometime, and that going out with him only made her realize how much of a great boyfriend I was. She agreed I'd never put her in the position where she would need another man's help, and said it was just that he was drunk and really liked her. I stayed the night but the next evening she told me that what I'd done had really annoyed and upset her and that it made her not want to be with me any more. I know I should not have done it but it was an impulsive reaction to just try and find something out because I had no clue as to why she was doing this to me. She told me that she didn't want us get back together just yet and that she needed more time to think. I have seen her a few times since and she seems to be getting more distant from me, even hanging up repeatedly when I tried to phone her. When I did get through, she was in a bar and said we could speak tomorrow, then abruptly hung up on me. This tore me apart as I sensed the worst.






Monday, August 10, 2009

Ramadhan pun tiba ..



Ramadhan di depan mata. Sudah kucium semerbaknya. Sudah kusentuh hangatnya. Sudah kudengar merdunya.

Ramadhan sudah menyapa. Dia tawarkan malam-malam panjangnya. Dia tawarkan pahala yang dilipatgandakan. Dia tawarkan lailatul qodar.

Ramadhan seperti medan peperangan melawan hawa nafsu. Aku adalah salah satu pesertanya. Akankah aku menang dengan membawa pulang pahala, keindahan malam 1000 bulan dan kembali sucinya diri. Atau aku akan kalah bersimbah penyesalan telah membiarkan dia berlalu sia-sia.

Ya Allah, sampaikanlah aku pada ramadhan tahun ini. Amin Ya Robb..





Tuesday, July 28, 2009

Botak Community

Haduh ..
peraturan sekolah yang tambah lama .... tambah ketat aja ..
makin kita juga jadi tambah bete ..
sekrang sekolah gua buad peraturan baru laggee ..
hadohh ..
rambut harus di botak ..
kebanyakan tingkah ah ..
tapi asik nya .. gua gak sendirian .. di botak nyah ..
temend .... temend gua juga ..
di botak semua ..
nie buktinyah ,,,




















haduhh ..
wakakakakakakk ..
tingkah ya .. sekolahan gua ..

biarr .. yang penting mah ... tetep aja ... masih pada ganteng² abiss ..
cooLLL lah ..

wuakakakakkk ..

hidup botak community ... !!!!!!!










Sunday, July 12, 2009

2 rpl

huaah .
naik kelas ..
menjalani kelas yang baru .. suasana yang baru .. pelajaran yang baru ..
adek kelas yang baru .. cinta yang baru (hhehehehe) ..
gak kerasa euy ..
udah kelas 2 aja ..
bukan saat nya buat maend: lagi .

buat kalian yang menang di kelas 1 rpl ..
aku bakal ngalahind kalian di semester ini ..
kemarent aku masih maen" ..
jadi eay .,
ati" eay buat kalian ... kalo gak mau di kalahind ma aku ,,
blajar yang bener ..
soalnyah.
liat ajah .. aku bakal serius kali eneh ... (wuiiiidihh gaya nyah ,,)

moga aja di tahun ajaran yang baru ini .. aku bisa lebih baik daripada tahun yang kemarin ..
aminnn ... :)



Tuesday, June 30, 2009

Goodbye to you . . see you again . .




Good bye to you .. my trusted teacher .
you're my best friend ..
you tried to teach me right from wrong .
too much time's gone .
so long ..


selamat tinggal ibu guruku ..
ku akan merindukanmu ..
rindu tawamu .
rindu omelanmu .
rindu kasih sayangmu ..
begitu banyak kisah ..
yang melekat di hati darimu ..
walau baru setahun kita bertemu .. tapi bagai bulan dan malam .. ku sangat tidak ingin berpisah denganmu ..

you gave me love . .
and helped me find the sun .
and every time when i was down .
you would always come around .
and get my feet back on the ground .

i'll miss you .
you're always in my heart ..
you're not alone .

i love u ..
and we love u ..

kenapa harus berpisah terlalu cepat ... T.T



Thursday, June 11, 2009

Cinta = nafsu

Banyak muda-mudi jaman sekarang yang asyik masyuk terseret dalam pergaulan bebas. Pacaran seolah menjadi budaya. Pacaran menjadi nuansa bagi mereka untuk menuangkan rasa cinta pada sang kekasih. Rasa rindu ingin bertemu selalu menghantui mereka, para remaja yang sedang dimabuk cinta. Malangnya, ajang bercengkerama dua anak manusia berlainan jenis (bukan muhrim) ini lebih digemari dari pada membaca buku-buku motivasi atau kegiatan positif lainnya. Lebih malang lagi, tontonan sinetron-sinetron di televisi lebih memperparah lagi keadaan ini.

Tak dapat dipungkiri lagi, di masa sekarang, ada keprihatinan mendalam di balik fenomena itu. Dengan “mengatasnamakan cinta”, muda-mudi itu banyak yang lupa akan batasan-batasan yang digariskan agama. Melalui ajang yang disebut pacaran itu, terjadilah sebuah interaksi intensif dari perasaan saling suka, sering bertemu, dan seterusnya yang berujung pada terjadinya berbagai kontak fisik dalam kesempatan yang sepi berdua. Tak jarang mereka sampai terjerumus ke jurang perzinaan, karena tak bisa mengendalikan diri. Akhirnya, hubungan yang awalnya istimewa bagi mereka, menjadi penyebab terjadinya dosa besar dan hancurnya masa depan bagi pelakunya. Sekali lagi, sebelumnya mereka melakukannya dengan “mengatas namakan cinta”.




Ada kisah nyata seorang wanita yang dulu jadi teman sekelas semasa SD. Dia adalah gadis yang manis menurut penilaian umum. Walau sedikit centil, ia banyak disukai teman-temannya. Sejak SD ia sudah telibat hubungan asmara dengan kakak kelas yang juga masih tetangga saya. Walau itu mungkin cinta monyet, namun kisah itu terus berlanjut hingga SMA. Malangnya, ketika masih kelas 1 SMA, si gadis ternyata telah berbadan dua sehingga mau tidak mau harus kawin sangat muda. Tak berapa lama, keluarlah anaknya dari rahimnya sehingga dapat dikata ABG (Anak Baru Gede) tiba-tiba mengeluarkan anak yang bisa “gede”. Setelah semua itu terjadi, hilanglah masa-masa indah si gadis dalam berproses menjadi manusia dewasa. Dia harus menjadi sosok ibu di saat jiwanya masih pancaroba, sementara gadis-gadis lain sedang menikmati kebebasan mencari jati diri. Dia kini kelihatan sudah tua dengan badan gemuknya layaknya ibu-ibu kelahiran era 70an. Kecantikannya hanya terlihat sekejap mata setelah bencana itu tak dapat dihindarinya. Ia telah kehilangan masa mudanya…
****************
"dikutip dari google"

Lalu, siapa yang salah?



Begitu naifkah, kata cinta yang harusnya dijaga kesuciannya, menjadi ternoda. Lalu, benarkah itu cinta? Ataukah hanya nafsu yang terkamuflase? Jadi, ketika sepasang muda-mudi sedang asyik berduaan, sebenarnya cinta ataukah nafsu mereka yang “berbicara”? Apakah emosi ataukah akal sehat mereka yang lebih dominan?

Jika ada seorang gadis yang berkata pada kekasihnya, “Kuserahkan segala milikku untukmu sebagi bukti cintaku padamu…” Dia menganggap itu sebagai sebuah pengorbanan karena cinta. Tapi begitukah pengorbanan untuk cinta? Ataukah itu untuk nafsu?

Ada seorang pemuda menanyakan pada pacarnya, “Bila kau benar cinta padaku, apa buktinya?” Atau dalam kesempatan lain, “Sebagai bukti cinta, maukah kau kucium, kupeluk… (dan seterusnya).” Atau dalam kasus lain, jika yang minta ini itu adalah sang gadis, dan ketika si pemuda menolaknya lantas dibilang pengecut. Apakah harus begitu membuktikan cinta?

Begitu mudahkah mengatas namakan “cinta” untuk suatu perbuatan dosa. Apakah itu benar cinta, atau itukah yang dinamakan nafsu? Yah, sebagai makhluk jenius yang dikaruniai akal budi yang sempurna, kita sebagai manusia pasti tahu perbedan keduanya, antara nafsu dan cinta. Dan sebagai generasi muda yang terpelajar, sudah sepantasnyalah kita tidak mencampuradukkan kedua hal itu untuk melegalkan hasrat (baca: hawa nafsu) kita.

Sekarang adalah era informasi yang serba canggih, bukan era manusia gua ratusan abad yang lalu. Manusia semakin cerdas dan punya peradaban tinggi. Jadi, harus tahu apa itu arti cinta yang sesungguhnya, dan jangan menodai makna cinta dengan pelampiasan hasrat nafsu birahi dengan mengatasnamakan cinta.

Begitu parahnya pergaulan bebas muda-mudi di jaman ini, yang melegalkan perbuatan maksiat sebagai sebuah kebiasaan yang wajar. Hal itu bukan tanpa bukti. Ada wanita yang berkisah langsung dan katanya ingin bertaubat. Ada juga laki-laki yang berkisah dengan perasaan bangga tanpa ada niat memperbaiki diri sedikitpun. Ada juga cerita dari teman yang sering dijadikan curhat teman-temannya. Pendek kata, kita harus mengurut dada mengetahui realitas kelabu ini. Mereka ada di tengah-tengah kita. Itu terjadi di tengah-tengah kita.

Belum lagi banyaknya kasus-kasus pergaulan intim muda-mudi di luar nikah yang menghebohkan, direkam layaknya film dokumenter, namun akhirnya aib itu tersebar. Dan bagi si pelaku, pasti malu yang tak terkira harus mereka tanggung. Juga bagi keluarganya, itu semua menjadi aib yang memalukan, menghancurkan martabat keluarga, dan meluluhlantakkan segala kebanggaan. Ironisnya, pelakunya kebanyakan adalah sepasang kekasih yang masih pelajar atau mahasiswa. Lebih ironis lagi, mereka melakukannya atas nama cinta.

Pertanyaannya: apakah semua itu hanya dibiarkan saja? Atau hanya jadi bahan pemberitaan belaka?

Nama cinta bukanlah untuk sesuatu yang nista. Cinta adalah anugerah Yang Kuasa yang harus kita jaga kesuciannya. Jika kita mencintai kekasih kita, maka dengan cinta itulah kita menjaganya, bukan menodainya. Cinta selalunya suci dan mulia bila ia dimiliki oleh seorang “pecinta sejati”. Banyak kisah cinta yang menjadi legenda. Tajmahal yang indah di negeri India tercipta karena cinta. Rabiah Al Adawiyah menjadi legenda sufi wanita karena cintanya pada Sang Pencipta.

Pasangan legenda Rama–Shinta, Romeo–Juliet, Kais–Laila, menjadi kisah sepanjang masa karena cinta mereka. Tidak ada kisah melegenda tentang nafsu yang tak terkendali dalam hubungan dua insan lain jenis tanpa ikatan pernikahan. Adanya hanyalah skandal, perselingkuhan, perzinaan, dan nama lain sejenis yang amoral.

Jadi, jangan katakan ‘cinta’ jika kita tidak bisa memaknainya dengan makna yang sebenarnya. Jangan samakan cinta dengan nafsu hanya karena kita kurang kendali diri. Jangan mengkambinghitamkan cinta sebagai sarana pelampiasan nafsu. Dan yang lebih penting lagi, pergaulan bebas tak akan terjadi bila muda-mudi kita bisa memaknai cinta dengan sebenarnya dan memegang teguh ajaran agama dengan istiqomah (konsisten) sampai tiba masanya gerbang pernikahan terbuka.

Tuesday, May 26, 2009

Selamat tinggal cinta







kini telah terjaga ..

apa yang tak pernah tergapai ..

sudah ku bertahan ..

sudah ku menangis ..

tapi surya itu pun tak perpihak ..

topan itu berhembus kencang ..

terbang lah terbawa kenangan ..

hati tersayat janji terajut tak pernah terungkap lagi ..

slamt tinggal cinta ..

slamt tingal ini sudah tak berarti ..

aku bukan untuk mu ..

cinta itu tak tergores untukku.

selamt tinggal cintaku ... T.T






Monday, May 25, 2009

Facebook haram atau syubhat .. ??

Kita akan memupuk kekuatan Facebook dan bukan menampiknya (sebagaimana dilakukan oleh kaum teknofobia) kaum yang anti dan Benci Facebook.
Atau menerimanya secara membabi buta (sebagaimana dilakukan oleh kaum teknofilia) Cinta Buta kepada Facebook.

Yang berkumpul di kediri bukan satu,dua ulama 700 dan mereka bukan berpikir dengan otaknya tapi dengan hati dan nuraninya, kita juga harus lebih arif melihat, kenapa para ulama memutuskan Facebook Haram.

Kita yang sedang asyik dimabuk Facebook mungkin sulit berpikir dengan hati Apabila ijtihad yang mereka lakukan ternyata salah, maka mereka dimaafkan, dan hanya mendapatkan satu pahala. Kita para pengguna Facebook jangan seperti anak kecil yang mempunyai mainan baru dan diharuskan meninggalkannya langsung cemberut dan menyerang balik dengan membabi buta para ulama yang ber-ijtihad. Jika sesuatu lebih banyak mudharat dibanding manfaatnya, itu mungkin hukumnya Syubhat :


Setelah tingkatan perkara-perkara kecil yang diharamkan, maka di bawahnya adalah syubhat. Yaitu perkara yang tidak diketahui hukumnya oleh orang banyak, yang masih samar-samar kehalalan maupun keharamannya. Perkara ini sama sekali berbeda dengan perkara yang sudah sangat jelas pengharamannya.

Karena sesungguhnya manusia melakukan penyembahan terhadap Allah SWT berdasarkan hasil ijtihad mereka sendiri kalau memang mereka mempunyai keahlian untuk melakukannya. Apabila ijtihad yang mereka lakukan ternyata salah, maka mereka dimaafkan, dan hanya mendapatkan satu pahala.

Berbicara baik dan buruk, Halal dan Haram dari dampak Facebook Ibarat membahas siang-malam, langit-bumi, suka-duka, hitam-putih, utara dan selatan. Semua itu adalah paritas / pasangan yang pasti adanya, Tidak bisa kita membinasakan salah satu komponen itu sampai titik nol karena akan mengganggu keseimbangan kehidupan.

Facebook, dan kita dimabuk oleh kegairahannya yang menggebu-gebu. Kita tidak banyak membahas hal lain. Facebook merasuki kehidupan kita dari segala arah.

Kita mencintai Facebook tatkala Facebook itu berfungsi, kita membencinya tatkala Facebook itu tak jelas. Bagaikan buku panduan / readme yang tak pernah dibaca. Kita mencintai Facebook itu seperti mainan baru, namun kita membencinya tatkala mainan itu rusak.

Facebook berikrar akan membuat kehidupan kita menjadi lebih baik, lebih pintar, meningkatkan efektivitas dan kinerja serta membuat kita bahagia. Facebook berjanji akan lebih cepat, lebih murah dan lebih mudah dari semua yang pernah ada sebelumnya.

Facebook bersumpah menjadi landasan, akan menghubungkan kita dengan dunia luar namun tetap menjaga kita tetap dekat dengan para sahabat dan keluarga yang kita cintai.
Dunia alamiah kita ‘diatur’ oleh piranti lunak yang kian lama kian canggih. Kita merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres, namun kitapun tidak bisa menunjukkan apa sebenarnya yang salah.

"Kehampaan spiritual yang mengecewakan dan berbahaya serta mustahil keluar dari dalamnya. Kecuali kalau kita menyadari bahwa kita memang berada di dalamnya.
Kita tidak tahu siapa penemu air tapi yang pasti bukan ikan"

Terlalu dalam kita terbenam dalam Zona Mabuk Facebook sehingga bakat budi pekerti yang kita miliki ikut terpendam seperti yang pernah Tozie alami. Sukar sekali melihat dimana sesungguhnya kita berada.

Beruntunglah kita bukan ikan, ada Alim Ulama, seniman, teologiwan, sastrawan, Ilmuwan, Wiraswastawan, Cendekiawan, bahkan Polwan yang mengakui serta menyatakan dengan terang-terangan bahwa di satu pihak Facebook memang mendukung dan memperbaiki kehidupan manusia, akan tetapi mereka juga memperingatkan bahwa di pihak lain Facebook bisa mengucilkan, memencilkan mengaburkan dan menghancurkan.

Di dalam Facebook ada kebaikan dan keburukan, ada jalan ke syurga ataupun potensi menuju neraka, Di Facebook ada Selingkuh tapi juga ada Dakwah. Jangan coba-coba untuk membinasakan atau menghilangkan salah satu pihak, karena dengan mewaspadai Facebook kita dapat menguasai secara jernih relevansi Facebook yang ada sekarang dan membangun hubungan yang wajar dengannya.

Kita mulai mengantisipasi perkembangan Facebook, dan memperdebatkan terlebih dahulu kebaikan serta konsekuensi penerapannya.

Kita memang harus mencintai kemajuan, merasa gembira menjadi bagian dari kemajuan itu dan tidak takut menghadapinya,

Mencintai Facebook bermakna kita menghargainya, memaklumi kekeliruan dan keberhasilannya, mengindahkan semua sinyal peringatannya, mengakui semua kekuatannya, bersifat terbuka dan penuh perhatian mencermati, mendengarkan, menghadapi persoalan dengan jujur, bersikap filosofis menetapkan sejumlah standar, memahami masalah dan menyambut baik pendapat semua kalangan dan profesi.

Jika kita mencintai Facebook dengan penuh kesadaran dan bersikap mau menerima segala kekurangannya.

from http://blogger-pesta.blogspot.com

Tuesday, May 19, 2009

Sudahlah ..

Aku lelah…
diriku pasrah…
telah lama ingin ku mendengar kata cinta dari mu
atau rangkaian kalimat cintamu

ketegaran hatiku
telah sirna kini dari hidupku
jenuh aku menanti
kasih sayang darimu…

namun nyatanya aku pun tak berarti
aku bagaikan patung yang di pajang di sudut kota
menatap langit nan biru
berharap ada yang peduli
akan hadirKu disini

sudah…
sudah cukup…
penantianku sampai disini
ingin ku pergi saja dari hidup yang tersiksa,
ku tak sanggup tersakiti lebih dalam lagi……………





BILA AKU JATUH CINTA

Ya Allah, jika aku jatuh cinta,
cintakanlah aku pada seseorang yang
melabuhkan cintahnya pada-Mu,
agar bertambah kekuatanku untuk mencintaimu

Ya Allah, jika aku jatuh cinta,
jagalah cintaku padanya agar tidak
melebihi cintaku pada-Mu,

Ya Allah, jika aku jatuh hati,
izinkanlah aku menyentuh hati seseorang
yang hatinya tertaut pada-MU,
agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.

Ya Rabbana, jika aku jatuh hati,
jagalah hatiku padanya agar tidak
berpaling dari hati-Mu.

Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu,
rindukanlah aku pada seseorang yang
merindui syahid di jalan-Mu.



Ya Allah, jika aku rindu lagi,
jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku
merindukan syurga-Mu.

Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu,
janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat
di sepertiga malam terakhirmu.

Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu,
jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang
menyeru manusia kepada-Mu.

Ya Allah, jika kau halalkan aku merindui kekasih-mu,
jangan biarkan aku melampaui batas sehinggah melupakan aku
pada cinta hakiki
dan rindu abadi hanya kepada-Mu.

Ya Allah Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu,
telah berjumpa pada taat pada-Mu,
telah bersatu dalam dakwa-Mu,
telah berpadu dalam membela syariat-Mu.

Kukukanlah Ya Allah ikatannya.
kekalkanlah cintanya.
Tunjukilah jalan-jalannya.
Penuhilah hati-hati ini
Dengan Nur-Mu yang tiada pernah pudar.

Lapangkanlah dada-dada
kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan
bertawakal di jalan-Mu


amiend ya Allah .

plis .

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons